kamu pasti gak akan pernah memahaminya, karena isi pikiranmu hanya dipenuhi logika tentang benar dan salah
aku tak meminta untuk dibenarkan atau dimaklumi karena jika kau lihat dari sudut pandangmu maka semua argumenmu adalah benar adanya...
mari sejenak pahami kisah kelamku dengan menggunakan hatimu...
aku tak pernah meminta untuk dilahirkan dari orangtua dengan latar belakang perbedaan Agama, tidak pernah meminta bahwa awal keberadaanku saja sudah mengundang cemoohan orang yang seharusnya bahagia dengan ada ku...
Aku juga tak pernah meminta adanya kisah tentang lelaki yang entah mengapa selalu saja memperlakukan ku dengan buruk, menjadikanku obyek....
Aku juga tak pernah meminta untuk memiliki rasa yang mengundang cacian ini....
Aku tak meminta hidupku menjadi begitu rumit pada jalan yang kalian anggap kelam...
Aku juga tak meminta dalam kelamnya jalan tersebut mengapa justru aku menemukan bahagia... :)
Namun aku berterima kasih karena dengan semua yang tak ku minta aku belajar untuk :
Menghargai keberagaman dalam beragama...
Memahami bahwa Agama diyakini dengan segenap diri kita bukan kita yakini karena alasan cinta kepada manusia....
Menyadari bahwa atas nama apapun itu, anak seharusnya adalah buah cinta suci yang terikat dalam pernikahan, sehingga ia akan tumbuh sebagai pribadi yang penuh cinta karena diharapkan keberadaannya
Mengharapkan dikelilingi oleh lelaki yang bisa menjaga hawa nafsunya dan mampu menjadi imam yang baik
Menikmati perasaan apapun bentuknya karena rasa ini adalah bentuk anugrah...
Mengharapkan sebentuk pengertian dari mu bahwa ini lah aku....
aku dengan segala kelam dan terang ku....

No comments:
Post a Comment