Thursday, August 9, 2012

pagi ini

selera makan yg uda raib sejak 3 hari yg lalu ternyata tak juga mau beranjak, pagi ini kembali terbangun dengan perasaan hampa. entah akan berapa lama rasa carut marut ini akan menetap dihati, andai saja bisa mengenyahkan semudah membalikkan telapak tangan. Aku belajar bahwa mengharapkan orang lain untuk mau memahami diri kita adalah harapan konyol. seharusnya harapan ini aku sandarkan pada Tuhan bukan manusia. hari ini aku merasa lebih siap untuk menerima kenyataan hidup ini, pait manis getir asam asin apapun. Move on!

No comments: